BARABAI – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Paya Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah kini memasuki tahap krusial, yakni pembuatan abutmen atau pondasi utama jembatan, Minggu (12/4).
Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan, karena abutmen berfungsi sebagai penopang utama struktur jembatan agar kokoh dan tahan terhadap beban maupun arus air.
Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pengerjaan abutmen dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat.
“Kami bersama masyarakat terus bergotong royong dalam pengerjaan pondasi jembatan ini.
Tahap abutmen ini sangat menentukan kekuatan jembatan ke depan, sehingga dikerjakan dengan penuh ketelitian,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan jembatan Garuda tersebut.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses antar desa.
“Harapannya, jembatan ini bisa segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan memperlancar transportasi warga,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat Desa Paya Besar menyambut baik pembangunan jembatan tersebut dan turut aktif membantu proses pengerjaan di lapangan.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).